Kajian Jami' shogir.-jalsah Ahad Al Kisa
PASAR ADALAH TEMPAT SYETAN
ان الشياطين تغدوا بريتها الي الاسواق فيدختون مع اول دخل ويخرجون مع
اخر خارج
“ sesungguhnya para
syetan pergi pagi-pagi dengan bendera-benderanya ke pasar, mereka masuk bersama
orang yang paling awal masuk pasar dan mereka keluar bersama orang yang paling
akhir keluar dari pasar.” (al hadits)
Syetan akan
berangkat pagi-pagi dari tempat bermalamnyamenuju pasar, dan mereka masuk
berberengan dengan orang yang paling pertama masuk pasar.
Memangnya
syetan bermalam di mana? Sebagaimana sabda NABI SAW bahwasanya syetan itu
bermalam di hidung –hidung manusia :
اذا استيقظ أحدكم من نومه فتوضأ فتيستنشق ثلاث مرات فان ااشيطان يبيت
خيا شيمه
“jika seorang dari
kalian bangun dari tidurn maka hendaklah ia berwudhu, kemudian hiruplah air
kedalam hidung dan keluarkan secara 3 X
karena syetan bermalam di dalam hidungya.”
Mereka para
syetan akan bangu pagi-pagi dan akan masuk pasar bersama orang yang pertama
masuk pasar, maka janganlah menyamakan diri kita dengan syetan karena orang
yang pagi-pagi sudah ke pasar makaia jauh beda dengan syetan.
Kita boleh
masuk ke pasar tapi hanya seperlunya saja, jangan habiska waktu kita di dalam
pasar . nabi saw juga masuk pasar tetapi nabi tidak berlama-lama berada di dalam
pasar , karena pasar adalah tempat yang
kotor dan tempat yang paling di benci oleh allah swt, sebagaimana nabi bersabda
:
احب البقاع الى الله مساجدها وابغض البقاع الى الله اواقها
“tempat yang
paling dicinta/disuka oleh allah swt
adalah masjid dan tempat yang paling dibenci oleh allah adalah pasar.”
Allah
subhanahu wata’ala membanci pasar, karena pasar tempat orang melakukan
manipulasi, berbohong, menhurangi timbangan dan sumpah palsu serta tempat
terjadinya tindakan-tindakan yang dibenci oleh allah sbhanahu wata’ala.
Sedangkan masjid ialah tempat berdzikir, berdo’a, minta ampun, beristigfar dan
apa-apa yang disukai oleh allah subhanahu wata’ala.
Dari situlah
syetan menyukai pasar dan mereka tidak akan keluar dari pasar sebelum
orang-orang yang berada di pasar keluar. Karena syetan memanas-manasi orang
yang berada di pasar untuk bertindak tindakan yang di larang oleh syari’at.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar